Mengisahkan seekor semut kecil bernama Ucil yang bertubuh mungil dan berkaki pincang. Meskipun sering ditinggal oleh teman-temannya saat mencari makan, ia tetap berhati tulus, pantang menyerah, dan suka berbagi kebaikan kepada siapa saja.
Tidak boleh sombong kepada orang lain.Harus memiliki sikap toleransi dan suka menolong.Memaafkan kesalahan orang lain membawa kebaikan.
konon dahulu kala di sebuah negeri hiduplah raja yang sangat serakah lagi tamak. karena sang raja tak pernah puas dengan apa yang sudah ia miliki, ia sellau ingin memperluas kerajaannya hingga ia menebangi pohon di hutan. hutan merupakan tempat berlindung hewan terancam. ara penghuni hutan berunding untuk memberikan ultimatum pada raja tamak itu.
Alih-alih menggunakan kekuatan fisik, Si Kancil selalu berhasil meloloskan diri dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan akal bulus, kelincahan, serta kecerdikannya. Hubungan interaksi antara Si Kancil dan hewan-hewan rimba lainnya dikemas dalam cerita penjelajahan yang jenaka sekaligus menegangkan bagi pembaca anak-anak.
Buku ini berfokus pada petualangan seekor kancil yang bertubuh kecil namun memiliki kecerdasan luar biasa. Dalam setiap babnya, Si Kancil dihadapkan pada berbagai situasi sulit dan ancaman dari hewan-hewan pemangsa yang bertubuh lebih besar dan kuat, seperti harimau dan buaya.
Makan Secukupnya: Semut tidak menghabiskan seluruh roti sekaligus.Menyiapkan Cadangan: Semut menyisakan sebagian roti untuk berjaga-jaga jika sang raja lupa datang kembali.Pelajaran Hidup: Mengajarkan pentingnya sifat tidak boros dan bijak mengelola persediaan.
Kecerdasan dan kerja sama dapat menyelesaikan masalah terbesar sekalipun.
Seekor rubah hidup di hutan dengan kebiasaan buruk, seperti suka usil dan tidak jujur.Hewan-hewan lain di hutan menjauh karena tidak suka dengan sikap sang rubah.Rubah merasa sedih dan kesepian lalu berniat untuk berubah menjadi baik.Ia belajar menepati janji, suka menolong, dan bersikap ramah kepada sesama hewan.Pada akhirnya, rubah berhasil mendapatkan banyak teman baru karena kebaikannya.Pes…
Seekor rubah hidup di hutan dengan kebiasaan buruk, seperti suka usil dan tidak jujur.Hewan-hewan lain di hutan menjauh karena tidak suka dengan sikap sang rubah.Rubah merasa sedih dan kesepian lalu berniat untuk berubah menjadi baik.Ia belajar menepati janji, suka menolong, dan bersikap ramah kepada sesama hewan.Pada akhirnya, rubah berhasil mendapatkan banyak teman baru karena kebaikannya.Pes…