Yudhistira Ikranegara mengisahkan pemuda sakti bernama Sangkuriang yang tak sengaja jatuh cinta pada Dayang Sumbi, ibu kandungnya sendiri. Karena gagal memenuhi syarat membuat perahu dalam semalam akibat tipu daya ibunya, Sangkuriang marah besar dan menendang perahu tersebut hingga terbalik menjadi Gunung Tangkuban Perahu.
Yudhistira Ikranegara mengisahkan pemuda miskin yang merantau, menjadi kaya, lalu durhaka dengan menolak mengakui ibu kandungnya sendiri hingga akhirnya dikutuk menjadi batu.
Tujuan penulisan buku ini adalah untuk menyederhanakan beraneka macam aspek kehidupan. Tentu saja itu dengan tujuan unutk menemukan rahasia kuasanya bersama Allah.
Buku ini berisi terjemahan dari kata-kata dalam alkitab yang sulit dimengerti, juga buku ini dikhususkan unutk anak-anak muda yang belum bisa mengerti alkitab.
Beberapa orang tertentu menjadi pemimpin karena memiliki kualitas kepemimpinan secara alamiah. Sementara orang-orang lainnya, yang tidak memiliki kualitas tersebut dapat menjadi pemimpin-pemimpin besar melalui latihan. Tetapi mereka yang memiliki kualitas kepemimpinan secara alamiah sekalipun tidak begitu saja menjadi pemimpin. Ada hal-hal yang harus mereka kerjakan