Text
Hatiku Rumah Kristus
Suatu hari, Yesus mengetuk pintu rumah hati seseorang bernama Peter. Peter dengan senang hati menyambut dan mempersilakan Yesus masuk ke dalam. Namun, seiring berjalannya waktu, Peter menyadari bahwa ada beberapa kamar atau bagian di dalam rumah hatinya yang masih ia sembunyikan atau belum ia serahkan sepenuhnya kepada penguasaan Yesus. Pada akhirnya, buku atau traktat ini mengajak pembaca untuk merenungkan kembali apakah kita benar-benar sudah menyerahkan seluruh kendali dan setiap sudut kehidupan kita kepada Kristus, bukan hanya membiarkan-Nya bertamu sesekali, melainkan menjadikan-Nya pemilik dan penguasa seutuhnya.
Tidak tersedia versi lain