Ketika menghadapi satu pilihan sulit berkenaan dengan prinsip atau praktik etika, kita dapat memilih unutk melakukan yang paling sesuai. Kita dapat mengikuti arus, mengambil jalan yang mudah, dan berusaha tidak menimbulkan gelombanag.
Perjalanan kita dimulai dengan ketersesatan di belantara etis di dunia kerja. Kemudian kita mempelajari bagaimana dan mengapa kita bisa sampai tersesat.